PERTANYAAN & JAWABAN (P&J) TENTANG GO ARK 2018

P: Sebenarnya apa itu GO ARK?

J: GO ARK merupakan suatu program sains khalayak atau citizen science yang bertujuan mengajak para pemerhati dan peneliti amatir amfibi dan reptil untuk melaporkan keberadaan amfibi dan reptil yang ditemukan. Program ini digagas oleh Fakultas Kehutanan IPB dan Perhimpunan Herpetologi Indonesia sejak tahun 2017. Dalam GO ARK dilakukan pengamatan serentak dalam waktu tertentu oleh banyak orang, biasanya dikenal dengan nama Bioblitz, atau lebih tepatnya Herpblitz, karena obyeknya herpetofauna.

P: Apakah pelaporan data GO ARK harus secara online?

J: Ya. Kita menggunakan aplikasi iNaturalist yang bisa didownload melalui googlestore atau applestore. Aplikasi iNaturalist ini gratis, dan bisa digunakan pada smartphone, tablet atau laptop. Pengguna harus memiliki akun, atau bisa menggunakan akun sosial media atau gmail untuk masuk. Setelah masuk, anda harus mencari project Amfibi Reptil Kita pada iNaturalist untuk memasukkan data.

P: Bila tidak ada sinyal di lokasi pengamatan, bagaimana pelaporan bisa dilakukan?

J: Aplikasi iNaturalist melalui website membolehkan pengguna memasukkan data setelah anda kembali dari lapang. Anda bisa mencatat penemuan secara manual, kemudian setelah kembali ke kota, atau lokasi yang memiliki sinyal internet yang baik anda bisa memasukkan data itu.

P: Apakah GO ARK harus dilakukan di kawasan hutan, terutama kawasan lindung?

J: Pengamatan herpetofauna bisa dilakukan di mana saja. Anda bisa melaporkan keberadaan cecak atau tokek di dalam rumah, atau melaporkan penemuan katak ketika jalan-jalan di sawah. Kalau anda pergi ke hutan, anda bisa melakukan pengamatan di hutan. Pengamatan tidak dibatasi habitat, mau di pemukiman atau kawasan lindung, semuanya diterima.

P: Apakah harus buat ekspedisi khusus untuk mendapatkan data herpetofauna yang akan dimasukkan dalam data GO ARK?

J: Tidak perlu. Seperti sudah dijelaskan di atas, pengamatan bisa di mana saja. Pengamatan insidental, yang tidak disengaja, bisa dimasukkan datanya. Kelompok dipersilahkan melakukan ekspedisi khusus, namun panitia tidak memberikan bantuan dana. Kelompok juga harus mengurus perijinan sendiri.

P: Apakah semua anggota tim harus melakukan pengamatan bersama-sama?

J: Tidak perlu. Anggota tim bisa saja melakukan pengamatan di lokasi berbeda, asalkan masih dalam satu region yang sama. Nanti masing-masing melaporkan temuannya secara individual (terpisah). Untuk penilaian kelompok nanti jumlah jenis akan dikumpulkan dari temuan masing-masing anggota. Fungsi pendaftaran sebenarnya untuk memastikan panitia mengetahui pada kelompok mana nama-nama orang yang memasukkan data.

P: Saya tinggal di Bogor tapi mau mengadakan ekspedisi di Maluku selama dua minggu di Bulan Agustus. Pengamatan saya akan masuk region mana? Apa saya bisa memasukkan data pengamatan di Bogor pada sisa dua minggu bulan itu?

J: Bila dalam pendaftaran anda memasukkan pengamatan anda dan kelompok di region Maluku dan Papua, anda tidak dapat mencampur data pengamatan di Bogor yang merupakan region Jawa dengan di Maluku. Data bisa saja dimasukkan tapi tidak akan dihitung oleh panitia dalam penilaian.

P: Bila saya menemukan jenis yang langka saya kuatir pelaporan pada iNaturalist membuat orang tahu lokasi jenis tersebut sehingga rentan bagi keberadaan jenis tersebut. Apa yang harus dilakukan?

J: Pada pelaporan biasa, umumnya setting fitur geoprivary (di bawah peta lokasi) open atau terbuka untuk semua orang. Anda bisa memilih fitur geoprivacy sebagai private sehingga hanya admin dan anda yang bisa mengetahui lokasi tersebut.

P: Siapa admin project Amfibi Reptil Kita pada iNaturalist?

J: Admin project ini adalah Mirza D. Kusrini dari Fakultas Kehutanan dengan kurator Amir Hamidy dari Museum Zoologicum Bogoriense

P: Kadang-kadang saya ragu apakah spesies yang saya tuliskan itu benar? Atau bahkan saya tidak tahu sama sekali spesies tersebut. Apakah bisa dimasukkan ke iNaturalist?

J: bisa saja. Pastikan bahwa anda menulis deskripsi dengan detil, dan memasukkan foto terbaik dari species itu dengan menonjolkan ciri-ciri morfologi yang penting. Pengguna iNaturalist dan kurator kami akan membantu memastikan jenis apa yang anda temukan.

P: Apa yang terjadi dengan data yang dikumpulkan?

J: Data ini akan memberikan gambaran penyebaran jenis amfibi dan reptil di Indonesia yang nantinya akan dituangkan dalam Atlas Amfibi dan Reptil Indonesia. Dari sini mungkin bisa diperoleh catatan baru suatu jenis atau catatan keberadaan jenis invasif. Data ini juga bisa digunakan untuk penelitian lebih lanjut.

This entry was posted in GO-ARK. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published.