Ular Tambang (Dendrelaphis pictus Gmelin, 1789) Common Bronze-back

Dendrelaphis pictus disebut juga ular lidah api karena memiliki lidah berwarna merah seperti api. Ang-gota genus Dendrelaphis merupakan ular yang ramping, tidak berbisa, aktif pada siang hari (diurnal) yang didominasi arboreal dan pakan terutama pada kadal dan amfibi (Vogel dan van Rooijen 2008). Salah satu cara pertahanan D. pictus adalah mengeluarkan bau menyengat seperti aroma terasi untuk menghindari predator atau manusia. Dendrelaphis pictus memiliki ciri dengan dorsum kebiruan, warna putih lateral berbatasan dengan garis hitam di moncongnya. Warna putih lateral berbatasan dengan garis hitam mungkin merujuk kepada garis ven-trolateral cahaya dan berdampingan garis-garis hitam garis berwarna kuning pada dua baris pertama sisik tubuhnya (Vogel dan van Rooijen 2008). Distribusi Dendrelaphis pictus di sepajang semanjung malaya, India, Myanmar, Malaysia, untuk Indonesia ditemukan di pulau Sumatera, Jawa dan Komodo (Stuebing dan Inger 1999).

Sumber pustaka:

Stuebing RB, Inger RF. 1999. A Field Guide to the Snakes of Borneo. Kota Kinabalu: Natural History Publications

Vogel G, van Rooijen J. 2008. Contributions to a review of the Dendrelaphis pictus (Gmelin, 1789) complex – 2. the eastern forms (Serpentes: Colubridae). Herpetozoa. 21 (1/2): 3 – 29.

Penulis: Rizky Nugraha

This entry was posted in Amfibi Reptil Kita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published.