Ular Viper Tanah (Calloselasma rhodostoma Boie, 1827) / Malayan Pit Viper

Calloselasma rhodostoma merupakan jenis ular berbisa neurotoksin (menyerang saraf)yang aktif pada malam hari. Hewan ini dapat ditemukan pada permukaan tanah, di tempat yang lembab, termasuk tumpukan kayu, tumpukan sampah, dan di bawah rumah (Hill et al 2006). C. rhodostoma cenderung diam di tempat dan akan menggigit orang yang mendekati. Oleh karena itu jumlah gigitan akibat ular ini diperkirakan cukup tinggi. Mangsa utama C. rhodostoma merupakan kadal, burung, tikus dan kodok. Di Indonesia, serum anti bisa ular poli-valen yang dikeluarkan biofarma meliputi anti bisa jenis ini. Ancaman utama C. rhodostoma adalah hilangnya habitat yang berubah fungsi hutan menjadi lahan pertanian dan pemukiman. C. rhodostoma tersebar luas sepan-jang Asia Tenggara, untuk wilayah Indonesia baru tercatat ditemukan di pulau Jawa (Grismer & Chan-Ard 2012).

Sumber pustaka:

Grismer L, Chan-Ard T. 2012. Calloselasma rhodostoma. The IUCN Red List of Threatened Species 2012: e.T192168A2050205. [terhubung berkala]. http://dx.doi.org/10.23 05/IUCN.UK.20121.RLTS.T192168A2050205.en. Diakses pada 08 Maret 2017.

Hill JG, Thirakhupt K, Chanhome L, Artchawakom T, Voris HK. 2006. Nest attendance by a female malayan pit viper (Calloselasma rhodostoma) in Northeast Thailand. The Natural History Journal of Chulalongkorn University. 6(2): 57-66.

Penulis: Rizky Nugraha dan Mirza D Kusrini

This entry was posted in Amfibi Reptil Kita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published.